Tampilkan postingan dengan label Majene. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Majene. Tampilkan semua postingan
Minggu, 30 September 2012
Menyambut Pagi
Jumlah penduduk kabupaten Majene hingga pertenahan tahun 2011 telah mencapai sekitar 155.000 jiwa dan 40% atau sebanyak 62.000 penduduknya bermata pencaharian yang bersumber dari laut, baik sebagai nelayan, pedagang ikan, maupun petani rumput laut.
Dari jumlah tersebut, sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan dan masih memiliki alat tangkap yang sangat tradisional serta hanya sekitar dua persen nelayan dari jumlah keseluruhan yang telah memiliki alat tangkap yang memadai.
Perhatian Pemkab Majene terhadap sebagian besar warga yang memiliki mata pencaharian sebagai nelayan sangat minim dan tidak sesuai dengan harapan nelayan untuk meningkatkan taraf hidupnya.
Matahari Terbit Majene
Majene, merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Sulawesi Barat dan memiliki topografi dataran rendah dan pegunungan. Untuk menuju Majene memerlukan waktu sekitar 8 jam perjalanan dengan menggunakan angkutan darat dari Makassar. Kabupaten Majene mayoritas dihuni oleh masyarakat suku Mandar. Selain Mandar, suku lainnya yang terdapat di Majene adalah Bugis dan Jawa. Sebagian besar penduduk Majene bekerja di sektor pertanian, perikanan dan perkebunan. Bahasa umum yang digunakan sebagai bahasa pengantar sehari-hari adalah bahasa Mandar dan bahasa Jawa di daerah-daerah kantung transmigran. Mayoritas penduduk Majene beragama Islam dan cenderung terbuka terhadap masyarakat dari agama lain.
Langganan:
Postingan (Atom)
